-->

Episode 3 : Pulau Mercusuar Akan Dijual!!


Siang hari yang mendung, para bocah Nusantah sedang bermain di depan pantai utara, mereka sedang berekreasi di pantai.

Tiba-tiba muncul sebuah mobil sedan hitam, yang berhenti tepat didepan keenam bocah. Sedetik kemudian turunlah seorang pria bule berjas, bercelana dan berkacamata hitam, ia terlihat sangat modis.

Pria itu kemudian memerintahkan dua asistennya yang sangar untuk membawa sebuah papan tertulis "Private Property, For Sale!!"

Kedua asisten tersebut menuju sebuah perahu karet, mereka melanjutkan menyalakan mesin perahu menuju sebuah pulau karang kecil yang terletak diutara Nusantah, pulau itu terdapat mercusuar tua.

Budi dan Koko yang penasaran dengan kejadian tersebut, mendekati sang bule kaya itu.
Budi : Hellohai mister bule, apha jang sebhenarnya serjadi? menggapa andha mengkleim pyulaw ichu? apha andha chidhak thaw khalaw Nusantah cjidak menyetujuiy hal ichu?

Koko : Ya, mister, menggapha, menggapha?

Sang bule yang awalnya terliat cuek itu, mulai terganggu dengan kedua anak ini, ia menjawab pertanyaan kedua bocah ini dengan berkata.

Mr Bule : Well, inhi adhalah pyulaw jang akhan sayya chual.. khalian boucha-boucha kechil, chidak thaw apha-apha!! jhady sayya hawrap khalian dhiam shajja!!

Budi : Mister, andha shangat dongok... andha tjidak punya haq unthuk menchual itu chanah... jhaddy sayya akhan meneelfoon mister kephala dhesya!!!

Budi pun menghubungi kepala desa, sedetik setelah menutup ponselnya kepala desa muncul dengan becak yang dikayuh oleh pak Joko.

Kepala Desa : Ada apa ini, ada apa???

Budi : Ini pak, mister bule ini telah menjual pulau karang mercusuar, apa bapak mengijinkan mereka!

Kepala Desa : Lho... saya ....!! (sambil menggaruk-garukkan kepala), tunggu dulu.. (ia kemudian menelfon sekretaris desa), woy sekdes, cepat datang ke pulau utara!... iya cepat!

Sedetik kemudian sekdes pun muncul, dengan sepeda ontelnya.

Sekretaris Desa : Ono opo, ono opo??

Koko : Iki pak sekdes, karo iki nyuri nyuri that island, yang sono no!!! (Sambil menunjuk pulau mercusuar yang dari kejauhan nampak tulisan "Private Property, For Sale", keempat anak lainnya ikut nimbrung)

Sekretaris Desa : Hmm.. lha karo iki urusanne pak kades, aku ora ikut!

Sekretaris desa kemudian memberikan lembaran-lembaran kertas kepada bertuliskan daftar pulau yang dijual seperti, Pulau Gambar (275 ribu dollar), Pulau Gili Nanggu (9 juta dollar), Pulau Makaroni (4 juta dolar), Pulau Silonia (1,6 juta dollar) dan Pulau Kandui (8 Juta dollar), termasuk Pulau Karang Mercusuar, setelah itu dia melarikan diri dari tempat itu.

Kepala Desa : Wah kalo itu... kayaknya... (sambil, menggaruk garuk kepala), pasti ada kesalahan teknis... orang bule ini tidak pernah memiliki pulau karang mercusuar.

Mr Bule : Oh no... menggapha andha menjangkhaly pherjanjian antharan kitcha berdhuwa?? menggapha menggapha??

Kepala Desa : Ayem sorri mister bule, dhenggan ini sayya bhatalkan ijhin anda berinvestasyh di Nusantah, kharena andha melangghar perathuran dhesya inhi.! Ayem sorri..

Mr Bule : What???.. oh baiklach, sayya pikhir lebhy bayk sayya kheluwar darry chempat inhi.. well done! samphai jumpha...

Ucap mister bule itu, sembari masuk dalam mobil itu, yang kemudian berubah menjadi helikopter. Kedua asistennya yang melaju dari pulau karang mercusuar mencoba melompat ke atas mobil-helikopter itu. Mereka berdua berhasil masuk. Mobil-helikopter itupun terbang dan menghilang dari tempat itu.

Sedangkan kepala desa meninggalkan keenam anak itu dengan sikap kikuk, tanpa memberi pamit.

Budi : Dasar pemimpin tak berotak...

Made : Mengaku diri negarawan, sedangkan harta benda yang dipercayakan untuk dijaga malah dijual.

Koko : Padahal jika dijual, nilainya cukup besar lho...

Anjar : Goblok ngkau ko... kalo dia jual tu pulau, nanti kapal-kapal akan tenggelam dan kandas karena menabrak karang!. Goblok kok dipelihara sih?

Koko : Ah ... lu yang goblok...

Budi : Sttt... diam! diam!!....., jadi kesimpulannya kita tidak boleh biarkan orang lain mencuri tanah milik kita. Setuju??

Semuanya : Setuju!!!

Agus : Yooo... beta mo pulang dulu.. beta cape mandi-mandi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Banner IDwebhost

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel