Episode 1 : Selamat Datang Kebebasan
at the date of
Kamis, 06 September 2012
Edit
Suatu pagi hari di Lapangan Nusantah berdiri lima orang anak kecil di depan gerbang lapangan sepakbola, yang terletak di pusat desa. Saat itu lapangan sepakbola sedang diadakan upacara bendera. Kepala Desa yang memimpin upacara dihadiri seluruh warga desa Nusantah.
Gede : Gila ya?! mengapa orang-orang itu senang berdiri di lapangan yang panas terik seperti itu?.
Budi : Entahlah! apapun dalam pikiran mereka, mereka senang dengan apa yang terjadi hari ini.
Gede : Memangnya hari ini, hari apa?
Budi : Hari ini negara kita telah merdeka.
Agus : Memangnya merdeka itu apa?
Budi : Merdeka itu artinya bisa buat apa saja dan terlepas dari tekanan.
Agus : Kalo begitu beta bisa buat kacau di lapangan? supaya jadi bukti kalo beta terlepas dari tekanan.
Budi : Bukan begitu, goblok! maksud saya kalo merdeka itu seperti .... hm... waduh..(sambil terus berpikir keras)
Koko: ...Tidak dipaksa-paksa ikut suara mayoritas. Kalo aku milih jalan lain, kagak ada orang yang boleh larang-larang aku. Kalo aku mau pasang harga berapapun, kagak ada yang boleh paksa-paksa aku. Begitu Gus!
Anjar : Lalu aku dapat memilih untuk pilih beragama apapun dan menikah dengan pria dari suku apapun! hihi...
Anjar : Dan juga kalo mau makan apapun tinggal tekan tombol aja! pokoknya merdeka itu bebas sebebas bebasnya
Agus + Gede : O...
Agus : Kalo beta dengan Gede keluar dari kelompok ini dan bikin kelompok sendiri, bisa kah?
Anjar + Budi + Susan + Koko : TIDAK BOLEH!
Agus : Ah... beta mo pulang.